DPRD Parimo Gelar Paripurna Laporan Hasil Reses  

PARIMO, theopini.id DPRD Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah menggelar rapat paripurna dengan agenda laporan hasil reses, masa persidangan III-2023, Senin, 8 Januari 2024.

Paripurna tersebut, dipimpin Wakil Ketua II DPRD Parimo, Alfres Tonggiroh, didampingi Wakil Ketua I, Faisan Badja, dan dihadiri Sekretaris Daerah, Zulfinasran A Tiangso.

Baca Juga: DPRD Parimo Laporkan Hasil Resesnya dalam Sidang Paripurna

“Pelaksanaan kegiatan reses dilaksanakan pada 15-23 Desember 2023, bertempat di Daerah Pemilihan (Dapil) satu dan lima, meliputi seluruh kecamatan di Kabupaten Parimo,” ungkap Alfres Tonggiroh, membacakan laporan hasil reses.

BACA JUGA:  Warga Miskin di Parimo 76,79 Ribu Jiwa, Terbesar di Wilayah KAT

Menurutnya, reses dilaksanakan untuk menyerap aspirasi pada Dapil masing-masing, menjalankan kemitraan DPRD Parimo dalam rangka mendukung pembangunan serta kesejahteraan masyarakat.

Kemudian, menindaklanjuti aspirasi dan pengaduan masyarakat guna memberikan pertanggungjawaban secara moral serta politis kepada konstituen pada Dapil masing-masing.

“Hal itu, sebagai perwujudan perwakilan rakyat daerah dalam pemerintahan,” imbuhnya.

Ia menilai, pelaksanaan reses anggota DPRD sangat penting, dalam rangka menjaga aspirasi masyarakat secara berkala guna meningkatkan kualitas, produktivitas dan kinerja DPRD.

Selain itu, anggota DPRD juga melakukan pengawasan terhadap program-program Pemerintah Daerah (Pemda) dalam menjalankan APBD tahun sebelumnya, saat reses.

BACA JUGA:  Pemekaran Dua Kabupaten di Sulteng, Ini Kajian Muhammad J Wartabone

Adapun aspirasi masyarakat yang disampaikan kepada anggota DPRD Parimo dari Dapil masing-masing, lanjutnya, di antaranya pengadaan mobil pemadam kebakaran dan ambulance di wilayah utara.

Selanjutnya, perbaikan dan peningkatan infrastuktur jalan, jembatan, drainase, irigasi pertanian, sanitasi, air bersih, RTLH serta penerangan jalan.

Baca Juga: Hasil Reses DPRD Parimo, Masih Didominasi Infrastruktur

“Permintaan bantuan bibit, pupuk dan pestisida, mesin perikanan serta alat pengelola kuliner. Memajukan daerah berpotensi wisata alam dan wisata kuliner, bantuan perlatan kesenian dan budaya serta sarana prasarana olahraga,” pungkasnya.

Komentar